Tags

Dalam industry IT sekarang ini boleh dibilang CISCO mempunyai posisi yang strategis dalam pasar dunia. Hal ini menyebabkan salah satu bidang di CISCO yaitu sertifikasi menjadi point yang penting juga jika ingin berkarir di bidang networking. Di dalam networking pada umum nya orang berpikir tentang sebuah network yang kompleks dan besar, sebuah routing system yang rumit, beberapa bagian terhubung satu dengan lain dan sebagai nya.

Sebenarnya networking sendiri terbagi menjadi 2 bagian besar, yaitu bidang networking untuk Service Provider/ Telko dan bidang networking untuk Enterprise.

Bagi beberapa orang berkarir di Service Provider lebih menarik daripada berkarir di Service Provider/ Telko, dan untuk beberapa orang justru kebalikan nya. Sebenarnya apa perbedaan Enterprise dengan Service Provider/ Telko?

Menurut pendapat pribadi Gue,

Untuk Service Provider/ Telko secara garis besar bisa dikatakan lebih sedikit variasi dalam konsep, hal ini dikarenakan Service Provider/ Telko merupakan tipe network yang sebagian besar berfungsi sebagai Core Network. Dalam Service Provider/ Telko yang paling di utamakan adalah sebuah kehandalan dalam network untuk bisa menangani paket data dalam jumlah besar dengan cepat dan tepat. Oleh sebab itu dalam Service Provider/ Telko lebih banyak menggunakan routing protocol yang memang di peruntukan untuk Core Network yang biasa nya disebut dengan EGP (external) seperti misalnya BGP. Dan tentunya dalam sebuah Core Network kita tidak akan menemui variasi integrasi sebanyak jika di Enterprise.

Sedangkan untuk Enterprise memiliki lebih banyak variasi dalam konsep, hal ini dikarenakan dalam Enterprise kita lebih banyak bertemu dengan bermacam-macam merek dan jenis perangkat yang harus di integrasi menjadi 1 network yang saling terhubung, di Enterprise koneksi kearah WAN tergantung pada kemampuan dari Service Provider, oleh karena itu di Enterprise kita akan lebih banyak bermain dengan end user yang lebih bervariasi jenis nya. Dalam Enterprise kita lebih banyak bermain dengan Routing Protocol yang lebih kecil, biasa nya disebut dengan IGP (Internal) contohnya OSPF, EIGRP. Yang paling utama dalam Enterprise adalah bagaimana semua end point yang bermacam-macam jenis nya bisa terhubung satu dengan yang lain, hal ini tentu membutuhkan sebuah pengetahuan yang lebih luas misalnya masalah protocol, signaling, dll.

Gue ambil salah satu contoh, misalnya untuk Voice, jika kita berkerja di Service Provider/ Telko mungkin kita cukup dengan membuat sebuah paket voice bisa lewat dan di routing ke alamat yang benar saat customer sedang menggunakan VoIP antara kantor cabang dengan kantor pusat. Akan tetapi saat kita berada di posisi Enterprise tugas kita bukan hanya membuat sebuah paket voice bisa di routing ke arah yang benar. Kita juga harus melakukan beberapa integrasi agar sebuah komunikasi voice bisa terjadi, misalnya integrasi antara PBX customer dengan perangkat network yang ada dengan menggunakan CODEC dan Signaling sesuai kebutuhan dan perhitungan bandwith, belum lagi jika mereka ada integrasi ke mail server dan sebagainya. Karena rata-rata customer tidak akan menggunakan 1 merek dalam membangun network mereka, maka kita juga perlu mengetahui hal lain selain yang ada di CISCO, misalnya tentang windows server, mail server, dll.

Gue pribadi sebenarnya lebih tertarik di Enterprise, hal ini mungkin karena cikal bakal gue yang tadi nya dari bidang Voice. Dan hal ini karena gue lihat di Enterprise memiliki keunikan tersendiri, kita akan sering berintegrasi dengan bermacam-macam protocol, signaling, codec dll. Kita akan lebih sedikit bermain transparent karena kita bermain di tingkat endpoint dimana di tuntut untuk bisa membuat berbagai perangkat dari berbagai merek bisa terintegrasi ke satu network, dan hal ini sangat tidak mudah.

Dalam bekerja sekarang ini gue sepertinya akan di plot kearah Service Provider/ Telko, walaupun sebenarnya gue tidak memiliki minat sama sekali, karena seperti yang gue bilang tadi jika gue sebenarnya lebih tertarik dengan bidang Enterprise yang lebih banyak Variasi nya, dan tentunya di Enterprise gue lebih memiliki pengalaman.

Setidaknya sampai hari ini gue bisa mengambil 1 kesimpulan jika menjadi seorang CCIE belum tentu menjadikan kita “istimewa”, kita tetap sama dengan engineer biasa hanya dengan taraf gaji yang berbeda, dan rata-rata jika kita sudah berkarir di Enterprise lalu tiba-tiba kita di minta untuk masuk ke bidang Service Provider/ Telko, pengalaman kita tetap akan di anggap belum memiliki pengalaman. Mungkin di tempat lain berbeda, ya seperti yang tadi gue bilang jika hal itu yang gue rasakan sampai hari ini, mungkin kedepan nya akan berbeda lagi dan gue perlu koreksi pendapat gue menjadi “seorang CCIE itu istimewa”.

 

Regards

SWD

Advertisements