Pre-Sales dan Post-Sales (on my mind)



Di dalam dunia networking ada dua posisi yang umumnya selalu ada, yaitu pre-sales dan post-sales. Apa yang membedakan kedua posisi ini dan dimanakah posisi ideal kita dalam dunia networking?

Dalam pendapat gue (kebetulan karena gue ada di posisi pre-sales dan post-sales sekaligus) kedua posisi ini memiliki keunikan masing masing, akan tetapi ideal nya seorang pre-sales harus memulai karir networking dia di posisi post-sales terlebih dahulu.

Mengapa?

Untuk posisi post-sales kita selalu di tuntut untuk bisa solving sebuah problem di lapangan dengan cepat, bukan hanya sampai disitu, ideal nya seorang post-sales harus mampu menjelaskan mengapa sebuah problem terjadi dan bagaimana menyelesaikan nya ke customer, seorang post-sales di tuntut untuk bisa bekerja under pressure (karena rata rata bekerja di customer itu selalu di push) dan mampu mengendalikan situasi di lapangan dengan baik, dan tentunya mampu berhadapan dengan customer dengan sejuta penjelasan teknikal yang njelimet. Seorang post-sales umumnya memiliki spesialisasi di bidang tertentu.

untuk posisi pre-sales lebih di utamakan sebuah kreatifitas, seorang pre-sales harus mampu membuat sebuah solusi yang bisa di pertanggungjawabkan, memenuhi ekpetasi customer dan harus bisa di presentasikan ke hadapan customer, seorang pre-sales tidak di anjurkan mengerti satu hal saja, tetapi lebih di tuntut untuk bisa mengerti beberapa hal dengan baik dalam menyusun sebuah solusi, tidak jarang seorang pre-sales mengerti beberapa brand sekaligus. Seorang pre-sales juga harus mampu membuat prosedur dalam instalasi maupun migrasi, disini tentunya dibutuhkan pengalaman yang tidak sedikit jam terbang nya agar bisa memprediksi segala kemungkinan yang bisa terjadi di lapangan.

Dari kedua ringkasan singkat ini dapat gue ambil 1 kesimpulan kenapa seorang pre-sales lebih baik pernah berada di posisi post-sales terlebih dahulu. Hal ini lebih di sebab kan seorang pre-sales lebih ke arah solusi total daripada berkutat dengan teknikal yang lebih spesifik, akan tetapi tetap membutuhkan kemampuan teknikal untuk menciptakan sebuah solusi yang bisa memenuhi keinginan customer sesuai dengan keadaan di lapangan.

 

Regards

SWD

Advertisements