Tags

Mungkin sudah terlalu lama untuk membuat sebuah catatan kecil tentang perjalanan meraih CCIE gue, tapi seperti kata orang tua lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Perjalanan CCIE gue dimulai dari tahun 2006 akhir, dimana saat itu gua di tawarin (secara mendadak) oleh management kantor gua untuk ke CISCO. Sebenarnya antara percaya dan tidak percaya juga saat itu, kok bisa ya gue dipilih, dan sesaat setelah itu gue baru sadar jika berkarir di CISCO itu tidak semudah bayangan gue.

Gue harus menjalanin sekian kali ujian demi ujian untuk mengambil type-type sertifikasi yang di minta oleh management gue, dimulai dari CCNA (2 kali ujian), lalu maju ke CCNP (5 kali ujian karena BSCI gue ngulang), lalu diminta untuk ke CCDA dan CCDP (1 kali ujian), setelah itu terakhir diminta untuk ambil CCVP, IPTDS, dan IUM.

Setelah semua selesai, eh… gue diminta untuk maju CCIE Voice track, di beri waktu 8 bulan untuk persiapan, saat menjelang 3 bulan terakhir tiba-tiba gue diminta untuk banting setir ke Routing & Switching Track, ya Tuhan… kalang kabut langsung gue saat itu, gimana cerita nya nih bisa begini hahaha…

Akhirnya mau ga mau gue minta bootcamp ke management, karena satu sisi gua kaget, dan jujur gue ga siap, dikasih bootcamp waktu itu, 20 hari disana bahas IEWB sambil hadepin rack terus menerus tiap hari.

Sepulang dari bootcamp gue tetep merasa tidak cukup, ternyata bayangan gue selama ini jika bootcamp itu bisa membuat gue siap tempur 100% salah. Mau ga mau minta lagi agar di ijinkan menyewa remote lab,  berbekal IEWB, 1 laptop untuk remote lab, 1 laptop untuk searching di google, setumpuk tinggi buku-buku gue mulai berjuang. Cuekin tunangan berbulan – bulan cukup membuat tunangan gue frustasi juga, tapi apa boleh buat, semua demi masa depan gue dan keluarga gue juga. Jika tidak sekarang lalu kapan lagi? pertanyaan itu selalu gue tanyakan ke diri gue, itung-itung buat nambah semangat.

Sehari gue cuma tidur selama +- 3 jam selama 1,5 bulan, hal itu mau ga mau harus gue lakuin soalnya seperti yang gue bilang gue merasa tidak siap.

Akhirnya menjelang hari-hari gue harus maju ujian, di hari terakhir gue senang-senang, rilex, ga mau mikirin ujian lab nya CCIE, pokoknya gue full me relax kan diri gue.

Berbekal persiapan selama 3 bulan dan doa dari Ibu gue yang sangat gue sayang, ditambah dengan impian gue pengen bikin Ibu gue yang sudah berjuang buat gue sejak Bapak gue dipanggil tuhan bisa hidup senang, gue maju ke lapangan tempur.

Pada tanggal 17 Maret 2009, ujian penuh dengan tekanan gua jalanin, dari jam 8 pagi  soal demi soal gue baca lebih dari 2 kali, gue terjemahkan kata demi kata, gue configure device demi device dan kemudian tengggg… jam 5 sore, dan gue disuruh stop karena waktu habis.

Gue pulang dengan gundah, kena macet 4,5 jam baru sampe rumah, buka laptop, langsung login, lalu dengan deg deg an gua menunggu hasilnya.

Kira-kira jam 11 malam gue dapet hasil nya, dan puji Tuhan gue lulus first attempt, gue benar-benar bersyukur karena perjuangan gue dan pengorbanan gue ga sia-sia hehehe…

Dan saat itu juga gue baru sadar, dan bener-bener sadar, jika perjalanan gue yang sesungguh nya baru saja dimulai…………….

CCIE is not the ending, it’s the beginning. CCIE adalah tiket masuk ke dalam dunia networking yang sangat luas dan dalam. And my real-journey begin.

rgds

swd

Advertisements